Minggu, 24 September 2017

Keuntungan seksual yang didapat dari penis yang disunat

Keuntungan seksual yang didapat dari penis yang disunat 
Keuntungan seksual yang didapat dari penis yang disunat - tidak hanya lebih sehat, penis yang disunat memberikan manfaat seksual bagi pria dan wanita.
Liputan6.com, Jakarta Kebanyakan pria di Indonesia memiliki penis yang disunat. Ternyata hal ini berlaku tidak hanya untuk negara kita - di mana sunat adalah tugas keagamaan - tetapi juga di negara lain seperti Amerika Serikat.

Sekitar 60 persen pria yang baru lahir di negara Paman Sam disunat. Sunat itu sendiri masih menjadi kontroversi yang menuai pro dan kontra. Tapi sekarang, para periset di University of Chicago mengatakan, memotong kulup penis - bahkan saat dewasa, memiliki manfaat lain untuk pria dewasa.

"Penyunatan meningkatkan kenikmatan dan fungsi seksual bagi kebanyakan pria, dan secara signifikan mengurangi cedera terkait seks," tulis para peneliti dalam sebuah penelitian yang diterbitkan dalam Journal of Sexual Medicine, Medical Daily melaporkan, Senin (20/10/2017).

Tidak hanya mereka memberikan manfaat seksual, khitanan juga bisa mengurangi risiko tertular penyakit menular seksual. Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), khitan dapat mengurangi risiko tertular HIV hingga 60 persen.

Berikut adalah manfaat menyunat penis untuk kehidupan seks Anda:

1. Lebih tahan lama

Menurut penelitian tahun 2014, pria yang melakukan sunat saat orang dewasa membutuhkan waktu lebih lama sebelum mengalami ejakulasi. Mereka bertahan 20 detik lebih lama dari sebelumnya mereka disunat.

Para peneliti menyimpulkan bahwa pria ini lebih tahan lama setelah disunat karena sunat pada orang dewasa mengurangi sensitivitas penis.

2. Meningkatkan Kepuasan yang lebih 

Penis pria yang disunat bisa meningkatkan kenikmatan dan kesehatan pasangan seksual Anda. Dalam sebuah penelitian yang dilakukan pada tahun 2011, orang dewasa yang tidak disunat cenderung memiliki tingkat infeksi HPV yang lebih rendah dan juga pasangannya.

Karena semakin sedikit pria yang terinfeksi, semakin rendah transmisi HPV ke pasangannya.

Sekitar 40 persen wanita melaporkan bahwa mereka merasa lebih terpuaskan secara seksual setelah pasangan mereka disunat. Alasannya: kebersihan lebih baik.

3. Turunkan level PMS

Sunat dapat mengurangi risiko HIV dan penyakit menular seksual lainnya. Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) juga mencatat bahwa ini mengurangi risiko infeksi menular seksual seperti herpes genital dan HPV.

Dalam sebuah penelitian di Uganda tahun 2009, pria yang disunat 25 persen lebih kecil kemungkinannya memiliki herpes genital dan 35 persen lebih rendah dari HPV, virus yang dapat menyebabkan genital warts dan kanker serviks.

Baca juga : Klinik Dokter Khitan Pekanbaru

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Peraturan kocak tentang kehidupan anak-anak kos yang harus kamu ketahui

Peraturan kocak tentang kehidupan anak-anak kos  yang harus kamu ketahui -  Kehidupan dalam anak-anak kos selalu menarik untuk didiskusikan....